KAGAMA SUMUT BAKSOS DI LOKASI PENGUNGSI KORBAN GUNUNG SINABUNG

Sekretaris Pengda Kagama Sumut Trianom mengatakan, kegiatan Baksos juga merupakan salah satu program kerja Pengurus Daerah Kagama Sumut dalam rangka membangun kepedulian dan memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera.

Sebagaimana diketahui, Kagama sebagai ikatan keluarga bagi siapa saja yang pernah mengenyam pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Bulaksumur, Yogyakarta. Saat ini di Sumatera Utara berjumlah sekitar 750 orang yang tersebar di 33 kabupaten/kota.

Kegiatan Baksos dapat terselenggara dengan baik karena dukungan dari segenap anggota Kagama Sumut dengan gerakan minimal Rp 50.000/orang dan bantuan dari donator atau sponsor.

Tujuan kegiatan Bakti Sosial Kagama Sumut antara lain meringankan beban masyarakat yang mengalami musibah akibat letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, mendukung peningkatan kualitas SDM (sumber daya manusia) dan pembangunan karakter generasi muda dan pelajar di Sumatera Utara.

Selain itu, juga mewujudkan peran dan kepedulian Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada untuk Sumatera UtaBakti Sosial yang dilaksanakan di Dusun Terungperen antara lain pelayanan Pengobatan Gratis dan Khitanan Massal. Kegiatan ini melibatkan tim alumni  Fakultas Kedokteran UGM dan Tim Medis RS Sari Mutiara.

Kegiatan lainnya, pemberian bantuan peralatan sekolah kepada 225 siswa dan bantuan biaya sekolah bagi siswa berprestasi dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Kegiatan ini mendapat dukungan dari PT Pelindo I, PTPN IV, dan donasi dari alumni UGM di Sumatera Utara.

Selain itu, pendampingan dalam Program Pembangunan Karakter untuk Anak Anak Korban Erupsi dari Tim Alumni Fakultas Psikologi UGM, bantuan bibit dan penanaman pohon di sekitar areal pengungsi oleh Tim Alumni Fakultas Kehutanan UGM, dan bantuan suntik rabies untuk anjing di lokasi pengungsian oleh Tim Alumni Fakultas Kedokteran Hewan UGM.