TIM MAPAGAMA SUKSES EKSPLORASI TUJUH GUA DI THAILAND

Sedikitnya ada tujuh gua yang berhasil dijelajahi tim Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Gadjah Mada (MAPAGAMA) dalam waktu kurang dari 20 hari atau tiga pekan. Eksplorasi yang dilakukan Tim MAPAGAMA dengan tajuk “UGM International Expedition IV” sejak Kamis (4/5/2017) telah berhasil mengeksplorasi sejumlah gua di Negeri Gajah. Tim tersebut telah memetakan tujuh gua yang terdapat di empat distrik di wilayah Provinsi Santun, Thailand.

Salah satu atlet MAPAGAMA, Heni Ismawati yang mengikuti ekspedisi di Thailand kepada jurnalis, Senin (22/5/2017) mengatakan sejumlah gua yang telah dieksplorasi Tim MAPAGAMA berada di empat distrik provinsi Santun, yaitu Ngu Distrik, La Ngu, Manang dan Khuan Ka Long. Kegiatan eksplorasi meliputi observasi geomorfologi kawasan karst Thailand Selatan dan memetakan tujuh gua yang memiliki ciri khas seperti komposisi batuan tua dan dominan campuran argillaceous limestone dan pure limestone. Sebelumnya, tim tersebut mengadakan presentasi di Satun Geopark.

Tim Mapagama berhasil menemukan 26 koordinat titik mulut gua. Dari jumlah tersebut tiga di antaranya ditemukan di pulau Taban yang dikenal memiliki 50 gua baik horizontal, vertikal, dan hanging cave. Tim juga melakukan observasi dan wawancara langsung Kepala Suku Maniq Manang serta warganya yang hidup di pedalaman hutan Thailand Selatan.” Jumlahnya kini hanya berkisar 300-an orang dan tersebar di empat distrik Thailand Selatan,” ujar Heni.

Tim MAPAGAMA berharap mereka dapat menjalin kolaborasi dengan Satun Geopark guna meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan karst maupun konsep geopark dalam upaya perlindungan kawasan tersbeut.

Ditambahkan Heni, ekspedisi gua di Thailand merupakan Ekspedisi Internasional MAPAGAMA yang keempat kalinya. Sebelumnya, ekspedisi pertama “River of Gold” di Nepal (2013), ekspedisi kedua “Rock of Pyramid” di China (2013), dan ekspedisi ketiga “Peak of The Ancestor” di India (2016).

Dalam ekspedisi Thailand, Mapagama mengirimkan tujuh anggota. Mereka adalah Fahmi Arsyad (Fakultas Peternakan), Dimas Dirham (Fakultas Geografi), Hajar Lutvia (Fakultas Kehutanan), dan Mohammad Anwar (Sekolah Vokasi). Berikutnya, Heni Ismawati (Sekolah Vokasi), Farah Aida I.K.Al Umar (FIB), Muhammad Ilham (Fakultas Teknik).