MUSPERIN DAN KAGAMA SUMUT GELAR GEBYAR KEBANGSAAN

Museum Perkebunan Indonesia (Musperin) menggelar berbagai kegiatan yang bertema “Gebyar Kebangsaan di Sumatera Utara” dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh tanggal 10 November.

Kegiatan ini berlangsung atas kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Sumatera Utara, Persaudaraan Arek-Arek Suroboyo Sumut, Yayasan Prestasi Lansia Sumatera Utara, Yayasan Surya Kebenaran International, Museum Uang Sumatera, dan Asosiasi Museum Indonesia.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan, di antaranya, donor darah, pameran sejarah dan kebudayaan yang menunjukkan sejarah perjuangan Pahlawan Nasional “WR Supratman”, pameran perkebunan Sumatera Utara, pameran kebudayaan, pameran produksi hilir kelapa sawit, pameran mata uang, lomba baca puisi perjuangan kategori umum yang diikuti sebanyak 77 orang.

Kemudian diskusi tentang mata uang perjuangan dan perkebunan, workshop permainan tradisional untuk melestarikan permainan tradisional, workshop membuat sabun dan lilin, workshop membuat kerajinan lidi sawit, lomba mewarnai yang diikuti oleh 66 anak-anak Sekolah Dasar.

Kegiatan yang digelar selama tiga hari, mulai Jumat-Minggu (9-11 November 2018) di Pelataran Museum Perkebunan Indonesia, Jalan Brigjend Katamso No. 53 Medan, Sumatera Utara. Seluruh rangkaian kegiatan Gebyar Kebangsaan di Sumatera Utara ditutup dengan pelaksanaan acara puncak yang dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi pada Minggu, (11/11).

Pada pelaksanaan acara puncak ini juga digelar Tour Heritage yang dimulai dari Museum Perkebunan Indonesia menuju Istana Maimun, Tjong A Fie, Museum Uang Sumut, Museum Provinsi Sumut, Rahmad International Wildlife Museum & Gallery. Tour Heritage ini bertujuan untuk memperkenalkan tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah di Sumatera Utara kepada masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat dan rasa kebangsaan kepada masyarakat, khususnya generasi milenial agar tetap ingat dengan perjuangan pahlawan dalam memperebutkan kemerdekaan, terutama semangat pejuang pada perang heroik di Surabaya,” jelas Sri Hartini, Direktur Eksekutif Museum Perkebunan Indonesia sekaligus Ketua Panitia.

Sri Hartini juga menambahkan sebelumnya juga telah dilaksanakan Bakti Sosial dengan membagikan 700 kotak makan siang ke TPA Terjun Marelan pada tanggal 2 November 2018, dan Khitan Massal yang bekerja sama dengan RS Sari Mutiara yang diikuti sebanyak 200 anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *