KAGAMA SUMUT SIAPKAN NASI BUNGKUS

Dampak wabah Covid-19 tetap dirasakan oleh masyarakat ketika memasuki Bulan Ramadan. Hal itu terjadi pula di Medan, Sumatera Utara, yang hingga Selasa (28/4/2020) tercatat ada 83 pasien positif.

Banyak pihak yang membutuhkan pertolongan, khususnya mereka dengan penghasilan harian. Orang-orang dengan penghasilan harian tak jarang kehilangan pekerjaan dan kesulitan memenuhi kebutuhan dasarnya, makan. Karena itu, Pengurus Daerah (Pengda) KAGAMA Sumut tergerak untuk dapat membantu.

Demikian seperti yang disampaikan Ketua KAGAMA Sumut, Hamied Wijaya, kepada Kagama. “Yang kami lakukan dan kami ajak adalah donasi (semoga tidak memberatkan) yaitu donasi nasi bungkus,” tutur Hamied. “Setiap rumah tangga dapat menyisihkan satu atau dua bungkus dari nasi plus lauk yang dimasak setiap hari untuk didonasikan,” ujar alumnus Fakultas Psikologi UGM angkatan 1987 itu.

Hamied menambahkan, dari internal KAGAMA Sumut menyiapkan 100 nasi. Pihaknya juga mengajak komunitas lain untuk sama-sama membantu tetangganya yang membutuhkan. Karena itu, Direktur SDM dan Umum PT Pelindo I (Persero) tersebut berharap akan ada banyak partisipan yang ikut menyumbang dalam program ini. Adapun Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) KAGAMA Medan, Rizal Ardjuna, mengatakan, penyaluran nasi akan dilakukan mulai hari Rabu (29/4/2020).

Sasarannya, lanjut dia, yakni masyarakat terdampak wabah yang membutuhkan. “Donasi dari Pengda + Pengcab + Pengurus dan Anggota. Setiap hari kami ambil catering nasi 100 pak dari warga supaya ekonominya berputar,” ujar Rizal. “Sementara dari donasi sumbangan kawan-kawan sebagai supporting tambahan,” terang alumnus Teknik Kimia UGM tersebut.

Rizal mengatakan, untuk teknis pembagiannya, pihaknya akan mengumumkan ke beberapa komunitas yang membutuhkan untuk bisa ambil ke sekretariat KAGAMA Sumut. Selebihnya, lanjut dia, masyarakat di sekitar Kota Medan juga siap dibantu. Tak hanya nasi bungkus dibagikan. Namun, kata Rizal, KAGAMA Sumut juga akan melakukan pembagian bantuan tahap kedua terkait Covid-19.

“Secara bersamaan kami bagikan 10.000 masker kain (dan hand sanitizer) secara bertahap ke masyarakat pada hari ini,” tutur Rizal. “Sampai Selasa depan diharapkan 10.000 masker tuntas terdistribusi ke 10 kecamatan dan fasilitas-fasilitas umum yang masyarakatnya masih minim menggunakan masker,” harapnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (2/4/2020) pihaknya juga telah mendukung paramedis di 15 RS/Puskesmas dengan donasi 150 coverall + 150 Face shield + 60 kacamata Google. “Semoga wabah dan pandemi bisa dilawan secaa gotong royong,” pungkasnya.

 

sumber : http://kagama.co/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *